Selasa, 31 Maret 2015

Anjing Herder

Hi dogs lover! Apa kabar guys? Hari ini, kita akan membahas tentang anjing yang kuat ini alias anjing herder atau german sheperd. Anjing Gembala Jerman atau disebut juga German shepherd Dog / herder ini memiliki ciri :
  • Struktur tubuh yang agak memanjang, proporsional, berotot dan memiliki struktur tulang yang solid.
  • Hidung umumnya berwarna hitam kadang ada juga berwarna biru atau merah hati.
  • Mata berwarna gelap dan berbentuk almond.
  • Telinganya berdiri tegak dengan lebar dibawah dan mengecil di atasnya.
  • Bulunya ada 3 jenis, yaitu rough-coated, long rough-coated dan long-haired. Kebanyakan bulunya berwarna hitam disertai warna tan, sable atau semuanya hitam.
Temperamen :
Anjing Herder memiliki sifat yang berani, waspada, tidak kenal takut, pintar, patuh, dan kemampuan belajar yang sangat besar. Anjing herder sangat setia, mereka tidak akan berpikir dua kali untuk memberikan hidupnya kepada tuannya. Anjing ini senang berada dekat dengan keluarganya tetapi dapat waspada terhadap orang asing. Anjing Herder tidak boleh dibiarkan terisolasi dalam waktu yang lama. Mereka akan menggonggong hanya saat diperlukan. Anjing Herder biasanya digunakan sebagai anjing pekerja dan anjing polisi karena mereka memiliki naluri melindungi yang sangat kuat dan sangat setia terhadap handlernya.

Anjing Herder harus disosialisasikan sejak kecil. Anjing yang agresif dan suka menyerang orang berkaitan dengan kurangnya penanganan dan latihan yang tepat. Masalah datang saat pemilik membiarkan anjingnya berpikir bahwa dialah pack leadernya dan tidak memberikan latihan mental dan fisik yang mereka butuhkan agar lebih stabil. Anjing Herder membutuhkan pemilik yang secara alami menunjukkan sebagai pemimpin yang tenang namun tegas, percaya diri dan konsisten. Anjing yang stabil dan terlatih, umumnya baik dengan hewan lain dan sangat baik dengan anak-anak di dalam keluarga. Sebaliknya, anjing Herder yang instingnya tidak pernah terpenuhi dan memiliki pemilik yang pasif akan menjadi anjing yang pemalu, sering gelisah dan mungkin cenderung untuk menggigit karena takut dan mengembangkan masalah lainnya.

Tinggi dan Berat :
Tinggi : Jantan 60 - 65 cm, betina 55 - 60 cm
Berat: 35 - 40 kg

Masalah kesehatan :
Pengembangbiakan yang dilakukan sembarangan dapat menyebabkan penyakit keturunan seperti hip dan elbow dysplasia, gangguan darah, masalah pencernaan, bloat, epilepsy, eksim kronis, keratitis/radang kornea, kekerdilan dan alergi kutu.

Latihan Fisik :
Anjing Herder membutuhkan latihan setiap hari seperti berjalan panjang, jogging atau lari disamping saat Anda bersepeda. Saat sedang berjalan, pemilik harus menunjukkan sikap pack leadernya kepada si anjing. Anjing Herder sangat menyukai bermain bola atau Frisbee. Setiap hari 10 menit sampai 15 menit saja cukup untuk memenuhi latihan yang diperlukan bagi si anjing. Bentuk latihannya bisa apa saja seperti mengejar bola, menangkap Frisbee, latihan kepatuhan, ikut dalam acara anjing atau mungkin hanya dengan berjalan panjang/jogging. Namun ingat, di dalam setiap latihan hariannya harus ada berjalan/jogging untuk memenuhi naluri anjing untuk berjalan.

Lama Usia :
Sekitar 13 tahun

Grooming / Perawatan :
Anjing Herder termasuk salah satu jenis yang bulunya sering rontok. Bulu Herder harus disisir setiap hari atau rumah Anda bisa penuh dengan bulu-bulu rontoknya. Mandikan hanya bila diperlukan, terlalu sering dimandikan bisa mengakibatkan iritasi kulit karena menipisnya minyak kulit. Periksa telinga dan potong kuku secara teratur.

Asal Mula :
German Shepherd/Herder muncul pada akhir abad ke-19 di Jerman dan mereka pertama kali diperlihatkan pada pameran yang diadakan di Hanover tahun 1882. Saat itu, mereka tidak tampak seperti herder yang kita tahu saat ini karena mereka memiliki bulu yang kasar, berekor pendek dan agak menyerupai mongrel. Penampakan herder seperti sekarang ini baru muncul setelah perang dunia ke-2. Anjing herder sebenarnya diciptakan dari persilangan working sheep dog di Jerman oleh seorang mantan perwira kavaleri bernama Max Von Stephanitz yang bertujuan membuat anjing pekerja yang bisa menggembala dan bisa berlari untuk waktu yang lama.

Pada 1906, anjing herder pertama di ekspor ke AS dan sejak itu, jenis anjing ini menjadi sangat populer dan salah satu jenis anjing paling favorit di AS sebagai anjing peliharaan maupun sebagai anjing pekerja terutama untuk polisi. Mereka banyak digunakan untuk tujuan keamanan karena naluri melindungi mereka yang sangat kuat.


Foto Anjing Herder German Shepherd


Foto Anjing Herder German Shepherd

Minggu, 22 Maret 2015

Anjing Golden Retriever

Hi Dog Lovers, hari ini kita akan membahas tentang anjing yang kuat ini. Siapakah itu?
Tahukah kalian bahwa anjing kuat ini alias Golden Retriever adalah anjing trah yang mulanya dibiakkan sebagai anjing pemburuuntuk mengambil burung hasil buruan yang sudah ditembak. Anjing trah ini termasuk jenis Retriever (pengambil) yang menemukan atau mengambilkan burung air atau unggas liar untuk pemburu. Bulu mereka keemasan (golden) di bawah sinar matahari sehingga disebut Golden Retriever. Mereka dibiakkan sebagai anjing yang secara intuisi menyenangi air. Sewaktu mengambil hewan buruan, mereka tidak menggigit secara kasar. Burung hasil buruan diberikan kepada pemburu dalam keadaan utuh dan tidak rusak. Kecerdasan dan kepandaian yang beraneka ragam menjadikan Golden Retriever sebagai anjing multiguna. Di antaranya, mereka dipekerjakan sebagai anjing pelacaknarkoba, anjing penyelamat (Search and Rescue), anjing pemburu, dan anjing penuntun. Sifatnya yang bersahabat, sabar, dan selalu ingin menyenangkan hati pemiliknya, menjadikan Golden Retriever sebagai salah satu anjing keluarga yang paling populer di dunia.

Standar Britania

Sejumlah variasi penampilan lazim ditemui pada Golden Retriever standar/tipe Britania diEropa dan Australia, dan Golden Retriever keturunan Amerika. Perbedaan tersebut juga tercermin dalam standar trah untuk Golden Retriever. Standar Britania bertulang lebih besar, tubuh lebih pendek, kepala yang lebih persegi, dan moncong yang umumnya sedikit agar besar. Tinggi jantan diukur sampai ke ujung atas tulang bahu harus antara 56 cm dan 61 cm, sementara betina sedikit lebih pendek, antara 51 dan 56 cm. Walaupun demikian, standar Britania tidak mencantumkan soal berat. Dibandingkan keturunan Inggris, pada Golden Retriver keturunan Amerika, kedua mata terpisah agak jauh, dan bisa agak sipit dan segitiga. Golden Retriever asal pembiakan di Inggris bisa berwarna emas (oranye) atau krem dalam berbagai nuansa warna, asalkan bukan merah atau mahoni. Pada awalnya, Golden Retriever warna krem tidak bisa diakui menurut standar Britania. Standar direvisi pada tahun 1936 untuk mengakui warna krem. Tidak diakuinya warna krem merupakan kesalahan. Retriever warna "kuning" dari abad ke-19, warnanya bahkan lebih muda dari standar yang ada sekarang. Seperti halnya di Amerika Serikat, Golden Retriever warna putih tidak bisa disertakan dalam kontes anjing. Standar The Kennel Club Britania Raya dipakai di semua negara, kecuali di Amerika Serikat dan Kanada.

Standar Amerika

Dibandingkan tipe Britania, Golden Retriever tipe Amerika lebih pendek dan lebih kurus. Tinggi jantan diukur sampai ke ujung atas tulang bahu antara 58 cm dan 61 cm, sementara betina antara 55 cm dan 57 cm. Berat jantan antara 27,2 kg hingga 36,3 kg, sementara berat betina 24,94 kg hingga 36,28 kg. Bulu Golden Retriever memiliki berbagai warna keemasan, tumbuh lebat dan berminyak sehingga antiair. Dibandingkan bulu di bagian lain, bulu jumbai berwarna lebih muda. Gaya berlarinya harus bebas, mulus, bertenaga, dan koordinasi keempat kaki harus baik. Golden Retriever tipe Amerika diimpor dari Skotlandia pada akhir abad ke-19, hasil dari pemacakan Tweed Water Spaniel yang sekarang sudah punah dan Retriever berbulu merah berombak.

Warna bulu

Golden Retrievers bisa sangat berbeda warna

Susunan bulu sangat rapat dan tahan air, bisa lurus atau agak berombak. Bulu biasanya rebah merapat ke badan. Standar American Kennel Club (AKC) menyatakan bahwa bulu "lebat, warna emas yang berkilau dalam berbagai nuansa", dan tidak mengakui bulu yang sangat terang atau sangat gelap. Oleh karena itu, "putih bersih" dan "merah" bukan warna yang diakui. Standar The Kennel Club Inggris juga membolehkan bulu warna krem. Juri kontes anjing bisa juga tidak mengikutsertakan Golden Retriever dengan hidung merah jambu, atau hidung kurang pigmen. Warna sejenis mahoni yang disebut "redheads" juga diakui, walaupun tidak diakui di kontes anjing. Sejalan dengan bertambahnya umur, warna bulu bisa semakin tua atau terang, ditambah bulu jumbai sekitar moncong yang semakin memutih. Warna bulu anak Golden Retriever biasanya lebih terang dari anjing dewasa. Warna lebih gelap di ujung telinga menunjukkan warna bulu yang mungkin jadi semakin gelap ketika dewasa. Bulu Golden Retriever juga tidak boleh terlalu panjang, karena menyulitkan mereka sewaktu mengambil buruan.

Anjing Poodle

     Hai Dog Lovers, hari ini kita akan membahas tentang anjing lucu yang satu ini. Anjing Poodle,pada umumnya terbagi menjadi 3 jenis ukuran, standard, miniature, dan juga toy poodle. Ukuran yang paling besar adalah Standard Poodle, sedangkan yang paling kecil adalah Toy Poodle. Anjing Poodle merupakan anjing terpintar kedua setelah anjing Border Collie. Anjing ini sangat imut dan lucu. Tapi, siapa sangka bahwa anjing poodle ini dulunya dipakai oleh para pemburu untuk menjadi anjing pemburu. Hiyyy seram sekali ya....
Anjing poodle berukuran standard memiliki tinggi 38 cm lebih, sedangkan anjing berukuran miniature memiliki tinggi 25 sampai 38 cm. Anjing toy poodle memiliki ukuran 25 cm kurang. Terkadang, orang- orang sering mencukur bulu poodle dengan model- model tertentu. Awalnya dimaksudkan untuk meningkatkan berenang anjing itu seperti labrador. Secara umum, anjing poodle memiliki warna putih, coklat, dan juga hitam. Anjing poodle betina memiliki ekor yang lebih pendek dari jantan.


Poodle ukuran Standard ( kanan sebelum dicukur, kiri sesudah dicukur)


Poodle ukuran Miniature

Poodle ukuran Toy